Rokan Hilir, Riau - Festival Drumband dan Marching Band tingkat Kabupaten Rokan Hilir, Riau, dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026. Kompetisi yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir itu melibatkan juri berpengalaman dari empat provinsi.
Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Rokan Hilir, Hadi S, mengatakan juri utama berasal dari Lampung, Jambi, Riau, dan Sumatera Utara. Mereka dipilih berdasarkan pengalaman dan kapasitas penjurian, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
"PDBI Rohil ditunjuk sebagai panitia teknis di lapangan, terutama dalam hal penjurian dan teknis perlombaan," kata Hadi seusai technical meeting di Aula Perguruan Setia Budi, Bagansiapiapi, Kamis, 22 Oktober 2026.
PDBI ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir untuk menangani aspek teknis pelaksanaan lomba. Persiapan tersebut dibahas bersama kepala sekolah, guru pembina, dan pelatih yang berasal dari enam kecamatan.
Panitia membagi perlombaan menjadi dua sesi. Peserta tingkat sekolah dasar (SD) sederajat dijadwalkan tampil pada pukul 08.00-11.30 WIB. Adapun peserta sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat mendapat giliran pada pukul 13.30-17.00 WIB.
Durasi penampilan ditetapkan lima menit bagi peserta SD sederajat dan delapan menit bagi peserta SMP serta SMA sederajat.
Penilaian mencakup empat komponen, yaitu General Effect, permainan perkusi, pembawaan melodi, serta teknik permainan dan penguasaan alat. Pembantu juri hanya membantu pelaksanaan teknis dan tidak berwenang memberikan nilai.
Hadi mengatakan para juri direncanakan berdiskusi dengan guru dan pelatih sehari sebelum perlombaan. Forum itu diharapkan menjadi ruang evaluasi untuk memperbaiki pola pembinaan dan meningkatkan kemampuan peserta.
"Harapannya, setiap tahun penyelenggaraan semakin baik, jumlah peserta meningkat, dan teknik permainan anak-anak juga semakin berkembang," ujarnya.
Meski jadwal telah ditetapkan, panitia turut mempertimbangkan Tes Kemampuan Akademik yang sedang diikuti sebagian siswa SMA sederajat. Namun, perlombaan tetap dijadwalkan pada 29 Oktober karena telah disosialisasikan sekitar satu bulan sebelumnya.
Panitia berharap sekolah dari kecamatan lain ikut mendaftar. Sejauh ini, technical meeting dihadiri perwakilan dari Bangko, Batu Hampar, Rimba Melintang, Tanah Putih, Kubu, dan Bagan Sinembah. (red)
